Minggu, 21 Desember 2008

HUJAN

hujan..
dan lagi,
gerimis mngingatkan aq pd semua hal tentang dia
bagaimana pandangan matanya saat ia tersenyum,
bagaimana garis nafasnya saat ia tertawa,
sulit rasany melupakan dia yg pernah menempati relung kosong didalam sini
krn bgtu lama raut wajahny terpaku dlm benak
terlalu berakar dlm ingatan,
aku tdk sempat memiliki dia,
tdk sempat meniti gerimis bersamanya
namun untuk sekejap merasa sempat memiliki senyumannya..
walau jauh,
walau menghilang…

Tidak ada komentar: